Penelitian ini untuk mengetahui Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam Pengembangan Obyek Wisata Alam di Kabupaten Malinau (Studi pada Obyek Wisata Air Panas Semolon) (Elvidiana)

Submitted by: Elvidiana,
On: Sep 19, 2016 @ 2:39 PM
IP: 180.248.255.143

  • Judul artikel eJournal: Penelitian ini untuk mengetahui Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam Pengembangan Obyek Wisata Alam di Kabupaten Malinau (Studi pada Obyek Wisata Air Panas Semolon)
  • Pengarang (nama mhs): Elvidiana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini untuk mengetahui Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam Pengembangan Obyek Wisata Alam di Kabupaten Malinau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan tehnik analisis data sendiri yang merupakan rangkaian proses dari mengorganisir data, menelaah data, dan menguraikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pembinaan belum dilakukan secara maksimal, pada dasarnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah berupaya untuk melakukan pembinaan namun terkendala oleh minimnya dana untuk mendukung dalam pelaksanaan pembinaan, peran koordinasi dalam hal promosi sudah berjalan melalui website, baliho, spanduk dan turut serta dalam pameran Irau Kabupaten Malinau, fasilitas pelaksanaan kegiatan bidang pariwisata saat ini telah melakukan perbaikkan dan pembenahan akses / jalan menuju lokasi obyek wisata serta pembangunan lahan parkir, pembangunan di fokuskan kepada penataan sarana transportasi darat, karena jalan yang ada masih jauh dari kualitas dan kuantitasnya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): peran, pengembangan, wisata alam, Malinau
  • NIM: 1202025249
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.S dan Dr. Djumadi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 03 Elvidiana (01-10-17-01-03-08).pdf (250 kB)

Peran Kepala Inspektorat Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Kantor Inspektorat Kabupaten Malinau (Charolena Jaishartine)

Submitted by:Jaishartine, Charolena
On: Aug 25, 2016 @ 1:22 PM
IP: 125.160.66.229

  • Judul artikel eJournal: Peran Kepala Inspektorat Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Kantor Inspektorat Kabupaten Malinau
  • Pengarang (nama mhs): Charolena Jaishartine
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peran Kepala Inspektorat dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Inspektorat Kabupaten Malinau. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dilakukan dengan penelitian keperpustakaan, obervasi, wawancara dan dekomentasi. Narasumber pada penelitian ini berjumlah 2 (dua) orang terdiri dari Kepala Inspektorat dan sekretaris Inspektorat. Analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, data kondensasi, penyajian data, penarikan kesimpilan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Kepala Inspektorat sangat berperan penting bagi bawahannya dalam rangka mencapai suatu tujuan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Inspektorat Kabupaten Malinau dalam peranannya sebagai motivator yang selalu memberikan arahan dan memberikan contoh yang baik agar dapat di lihat sendiri oleh bawahannya lalu ikut mencontohkannya. Sebagai fasilitator dalam meningkatkan kinerja pegawainya selaku Kepala Inspektur dan sebagai mediator melakukan pembinaan kepada pegawainya dengan kekeluargaan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): peran, kepala inspektorat, meningkatkan kinerja pegawai
  • NIM: 1202025245
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aji Ratna Kusuma, M.Si Dr. H. M. Jamal Amin, M.S
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 04 Charolena Jaishartine (01-10-17-01-11-32).pdf (199 kB)

Kinerja Pemerintah Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Sempayang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau (Serpiner)

Submitted by: Serpiner,
On: Aug 23, 2016 @ 10:01 AM
IP: 180.248.83.75

  • Judul artikel eJournal: Kinerja Pemerintah Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Sempayang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau
  • Pengarang (nama mhs): Serpiner
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kinerja pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan terutama dalam hal Responsivitas, Responsibilitas, Akuntabilitas serta mengidentifikasikan faktor-faktor pendukung dan penghambat kinerja pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Sempayang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sempayang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan, penelitian lapangan berupa observasi, wawancara dan penelitian dokumen. Narasumber dari penelitian ini adalah Kepala Desa, Sekretaris Desa di Desa Sempayang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Hasil penelitian ini menunjukkan Kinerja Pemerintah Desa Sempayang ditinjau dari hasil proses penyelenggaraan pemerintahan yang mengedepankan: Responsivitas merupakan kemampuan birokrasi masyarakat dalam menampung dan merealisasikan aspirasi masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Responsibilitas merupakan apakah pelaksanaan birokrasi publik sesuai dengan prinsip-prinsip administrasi, pembagian pekerjaan aparatur sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing urusan, baik urusan Pemerintahan, Pelayanan, Kesejahteraan, dan Perencanaan. Akuntabilitas merupakan bentuk laporan pertanggungjawaban Pemerintah Desa (LPJ) kepada masyarakat di Desa Sempayang disampaikan secara tulisan maupun melalui media informasi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): kinerja pemerintah, responsivitas, responsibilitas, akuntabilitas
  • NIM: 1202025283
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Djumadi, M.Si Drs. Badruddin Nasir, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 05 Serpiner (01-10-17-01-20-29).pdf (366 kB)

Upaya Pengendalian Minuman Tradisional Di Desa Sesua Kecamatan Malinau Barat (Ferry)

Submitted by: Ferry,
On: Aug 16, 2016 @ 9:47 AM
IP: 110.136.89.10

  • Judul artikel eJournal: Upaya Pengendalian Minuman Tradisional Di Desa Sesua Kecamatan Malinau Barat
  • Pengarang (nama mhs): Ferry
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sesua Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan, penelitian lapangan berupa observasi, wawancara mendalam dan penelitian dokumen. Narasumber dari penelitian ini adalah Kapolsek Malinau Barat, kepala satuan Polisi Pamong Praja, kepala desa Sesua, serta masyarakat yang selaku Produsen maupun Konsumen Minuman Ttradsional di Desa Sesua Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya pelaksanaan Pengendalian minuman tradisional yang dilakukan di desa tersebut belum bisa dilaksanakan dengan maksimal. Hal tersebut dikarenakan minuman tradisional yang ada di desa sesua merupakan minuman yang dikonsumsi di setiap acara adat diantaranya perkawinan, kematian, buang pantang, syukuran bahkan setiap acara menyuguhkan minuman jenis ciu dan pengasih tersebut dibalai adat bukan di sembarangan tempat, upaya pengendalian dan penertiban dari pihak yang terkait selama melaksanakan kegiatan mengalami faktor penghambat yang disebabkan adanya aturan adat istiadat di desa tersebut dan juga Peraturan Daerah nomor 13 tahun 2002 pasal dua poin tiga yang mengatakan adanya pengecualian menggunakan minuman tradisional pada acara adat dan agama, sehingga penertiban belum bisa dilaksanakan dan merupakan kewajaran pada kegiatan upacara adat. Selain itu adanya warga masyarakat yang sebagai produsen penjual minuman tradisional secara bebas, dan menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): upaya pengendalian, minuman tradisional di Desa Sesua
  • NIM: 1202025251
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Drs. Martinus Nanang, MA 2. Budiman, S,Ip, M,Si
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 06 ferry (01-10-17-01-36-18).pdf (274 kB)

Koordinasi dalam pengelolaan objek wisata taman nasional kayan mentarang di desa tanjung lapang kilometer delapan kabupaten malinau (Frenly Sukarno)

Submitted by: Sukarno, Frenly
On: Aug 9, 2016 @ 6:24 PM
IP: 110.136.89.10

  • Judul artikel eJournal: Koordinasi dalam pengelolaan objek wisata taman nasional kayan mentarang di desa tanjung lapang kilometer delapan kabupaten malinau
  • Pengarang (nama mhs): Frenly Sukarno
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini di latar belakangi oleh pentingnya koordinasi dalam pengelolaan objek wisata dimana dalam situasi ini menempatkan Dinas Pariwisata Dan Dinas kehutanan yang melakukan koordinasi dalam pengelolaan objek wisata, untuk melaksanakan koordinasi sehingga tercapainya suatu tujuan dengan baik harus melakukan “komunikasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi ” dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kemampuan dinas pariwisata dan dinas kehutanan dalam melakukan koordinasi pengelolaan objek wisata taman nasional kayan mentarang di desa tanjung lapang kilometer delapan kabupaten malinau. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, tanya jawab dan dokumen research. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan dinas pariwisata dan dinas kehutanan pada saat melaksanakan koordinasi dalam pengelolaan objek wisata taman nasional kayan mentarang masih kurang maksimal dilihat dari tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Sehingga penulis menyarankan agar kepala dinas pariwisata dan kepala dinas kehutanan hendaknya pro-aktif melaksanakan koordinasi dalam bentuk komunikasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi, melalui organisasi yang dipimpin nya. Disamping itu pula disarankan agar kepala dinas pariwisata dan kepala dinas kehutanan serta lembaga lainya yang berada di sekitar dinas pariwisata dan dinas kehutanan harus berusaha mengajak pengurus-pengurus yang berkaitan dengan pengelolaan objek wisata taman nasional kayan mentarang untuk melihat persoalan apa pun yang membutuhkan koordinasi sebagai tanggung jawab bersama.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): koordinasi, pengelolaan, Objek wisata
  • NIM: 1202025254
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Drs. Endang Erawan M.Si 2. Dr. Rita Kalalinggi M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 07 Frenly Sukarno (01-10-17-01-45-46).pdf (345 kB)

Studi Tentang Pengawasan Hutan Mangrove Oleh Dinas Kehutanan Di Kota Tarakan (Dea Julia)

Submitted by: Julia, Dea
On: Aug 9, 2016 @ 6:01 PM
IP: 110.136.89.10

  • Judul artikel eJournal: Studi Tentang Pengawasan Hutan Mangrove Oleh Dinas Kehutanan Di Kota Tarakan
  • Pengarang (nama mhs): Dea Julia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, tempat di Dinas Kuhutanan Kota Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber pada penelitian ini yang terdiri dari Sekretaris Dinas Kehutanan, Kepala Bidang Kehutanan, Kepala Pengelola Hutan Mangrove, Penjaga taman bacaan mangrove, polisi hutan dan tokoh Masyarakat disekitar Hutan Mangrove. Hasil penilitian menunjukkan bahwa Pengawasan hutan mangrove yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan yang meliputi pengawasan sarana dan prasarana telah dilakukan secara optimal, tetapi masih butuh perhatian lebih dari pemerintah Kota Tarakan, pengawasan perilaku pengunjung dilakukan dengan cara berkerjasama dengan instansi terkait menyangkut kegiatan yang berpotensi merusak kawasan hutan mangrove, Pengawasan terhadap lingkungan hutan mangrove dimaksimalkan dengan penunjukan petugas patroli setiap harinya di kawasan hutan mangrove.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): pengawasan hutan Mangrove, Kota Tarakan
  • NIM: 1202025248
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Dr. H. Syahrani, M.Si 2. Drs. Sughandi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02 dea julia (01-10-17-12-53-29).pdf (263 kB)

Analisis Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode Tahun 2011-2016 Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Di Desa Mentarang Baru Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau (Maksuel)

Submitted by: Maksuel,
On: Aug 2, 2016 @ 12:56 PM
IP: 180.248.68.48

  • Judul artikel eJournal: Analisis Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode Tahun 2011-2016 Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Di Desa Mentarang Baru Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau
  • Pengarang (nama mhs): Maksuel
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Hasil penelitian menunjukkan kinerja BPD Desa Mentarang Baru dinilai baik dalam proses penyelenggaraan pemerintahan desa yang mengedepankan aspirasi, partisipasi, dan tanggungjawab demi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat. Hal ini berarti penyelenggaraan pemerintahan mengandung prinsip responsivitas mengukur daya tanggap BPD terhadap harapan, keinginan, aspirsi, dan partisipasi masyarakat, responsibilitas kemampuan BPD unuk merumuskan dan menetapkan peraturan desa berdasarkan aturan yang telah ditetapkan, dan akuntabilitas merupakan pertanggungjawaban BPD kepada masyarakat terhadap peraturan desa yang telah ditetapkan bersama kepala desa. Ditinjau dari sisi produktivitas, kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mentarang Baru diwujudkan dengan adanya pembentukkan tata tertib BPD, Pembuatan Perdes bersama dengan pemerintah Desa, serta beberapa keputusan BPD serta didalam penyusunan kebijakkan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): analisis kinerja badan permusyawaratan desa (BPD) periode tahun 2011-2016
  • NIM: 1202025264
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Lutfi Wahyudi, S.Sos, M.Si. dan 2. Dr. Anwar Alaydrus, S.Sos. MM
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 10 Maksuel (01-23-17-12-11-08).pdf (245 kB)

Studi Tentang Peran Ketua PKK Dalam Pelaksanaan Program Pemberdayaan Perempuan Di Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau (Ripca Dwi Hadi Agustin)

Submitted by: Agustin, Ripca Dwi Hadi
On: Jul 29, 2016 @ 11:41 AM
IP: 36.83.36.130

  • Judul artikel eJournal: Studi Tentang Peran Ketua PKK Dalam Pelaksanaan Program Pemberdayaan Perempuan Di Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau
  • Pengarang (nama mhs): Ripca Dwi Hadi Agustin
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, tempat di Kantor PKK Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penelitian keperpustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber pada penelitian ini berjumlah 8 (delapan) orang yang terdiri dari Ketua PKK, Kordinator Pokja I.II.III.dan IV dan masyarakat Kecamatan Malinau Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ketua PKK dalam Pelaksanann program pendidikan dan keterampilan, program kesehatan, dan program ekonomi, peran ketua PKK berperan sebagai pemimpin, Pembina, mengkoordinator, dan mengarahkan anggotanya serta mengawasi secara langsung, pelaksanaan kegiatan PKK, dan menjadi fasilitator yaitu memfasilitasi tempat dan pelengkapan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegitan-kegiatan yang dilakukan oleh PKK. Ada juga faktor penghambat peran ketua PKK dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan yaitu susahnya mengarahkan TP PKK karena kurangnya tingkat pengetahuan dan keterampilan anggota PKK, anggota PKK yang susah dikumpulkan karena memiliki kesibukkan masing-masing, dan minimnya anggaran dana yang diperoleh dalam pelaksanaan kegiatan PKK. Sedangkan faktor pendukungnya berupa dukungan semagat dari camat, keluarga, dan TP PKK, serta pengalaman pernah menjadi anggota PKK , sebelum menjabat sebagai ketua PKK.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): peran ketua PKK, program pemberdayaan perempuan, faktor pendukung dan penghambat
  • NIM: 1202025276
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Prof.Dr. Hj Aji Ratna Kusuma, M.Si. dan 2. Dr. Rita Kalalinggi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 11 Ripca Dwi HAdi Agustin (01-23-17-12-19-09).pdf (402 kB)

Studi Tentang Proses Pemekaran Kecamatan Malinau Selatan Menjadi Tiga Kecamatan Kabupaten Malinau (Imanuel)

Submitted by:  Imanuel,
On: Jul 21, 2016 @ 2:29 PM
IP: 180.248.249.251

  • Judul artikel eJournal: Studi Tentang Proses Pemekaran Kecamatan Malinau Selatan Menjadi Tiga Kecamatan Kabupaten Malinau
  • Pengarang (nama mhs): Imanuel
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menyoroti proses pemekaran Kecamatan Malinau Selatan menjadi tiga Kecamatan Kabupaten Malinau bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Proses Pemekaran Kecamatan Malinau Selatan Menjadi Tiga Kecamatan di Kabupatenen Malinau. Berdasarkan judul yang diteliti, maka peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan , meringkaskan berbagai menjadi berbagai situasi atau berbagai variable yang timbul pada masyarakat yang menjadi objek penelitian. Penelitiaan ini dilaksanakan di Kecamatan Malinau Selatan dan Kecamatan Malinau Selatan Hilir Kabupaten Malinau. Proses Pemekaran terdiri dari tiga tahapan besar yakni inisiatif pemekaran, pelaksanaan pemekaran, hingga pada peresmiannya. Peneliti juga menyoroti perkembangan penyelenggaraan pemerintahan pasca pemekaran di Kecamatan Malinau Selatan Induk yang disoroti adalah penyelenggaraan administrasi kependudukan, pelayanan publik, dan pembangunan. Bukan hanya itu saja peneliti juga tertarik untuk melihat perkembangan penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Malinau Selatan Hilir, yang dapat disoroti adalah administrasi kependudukan, pelayanan publik dan pembangunan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): proses, pemekaran, Kecamatan Malinau Selatan
  • NIM: 1202025257
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Phil. I Ketut Gunawan, MA, Prof. dr. H. Adam Idris, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 09 Imanuel (01-10-17-02-42-57).pdf (200 kB)

Fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintah Desa (Studi Kasus di Desa Pelita Kanaan Kecamatan Malinau Kota Kabupaten Malinau) (Jossy Putra Arie Wiranda)

Submitted by: Wiranda, Jossy Putra Arie
On: Jul 21, 2016 @ 11:26 AM
IP: 36.82.224.95

  • Judul artikel eJournal: Fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintah Desa (Studi Kasus di Desa Pelita Kanaan Kecamatan Malinau Kota Kabupaten Malinau)
  • Pengarang (nama mhs): Jossy Putra Arie Wiranda
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitiaan ini dilaksanakan di Desa Pelita Kanaan Kecamatan Malinau Kota Kabupaten Malinau. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan, penelitiaan lapangan berupa observasi, wawancara mendalam dan penelitian dokumen. Narasumber dari penelitiaan ini adalah Ketua BPD, Kepala Desa, Sekretaris Desa, LPMD, Tokoh masyarakat dan Ketua RT di Desa Pelita Kanaan Kecamatan Malinau Kota Kabupaten Malinau. Hasil penelitian meunjukkan bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan BPD sudah menjalankan fungsinya, namun dalam pelaksanaan fungsinya masih ditemui beberapa hambatan, yaitu : jarak rumah pegawai dengan kantor BPD yang jauh, sarana dan prasarana transportasi yang masih kurang memadai, sehingga pembiayaan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa menjadi lebih besar.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Fungsi BPD, Penyelenggaraan Pemerintahan
  • NIM: 1202025260
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Program S1 Pemerintahan Integratif
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Endang Erawan M.Si & Budiman S.Ip, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Pemerintahan Integratif
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 08 Jossy Putra Arie Wiranda (01-10-17-02-13-01).pdf (265 kB)